Install VirtualBox di Ubuntu

Rabu, 28 September 2011 ·

VirtualBox adalah aplikasi yang memungkinkan kita menjalankan dua atau lebih sistem operasi dalam satu mesin dan satu waktu tanpa harus me-restart komputer. Repository resmi VirtualBox untuk Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat sudah tersedia. Dengan menginstal VirtualBox dari repository resmi kita mendapat beberapa kelebihan di antaranya selalu up-to-date dan dukungan terhadap USB.

Pertama, install dulu VirtualBox dengan cara:
Buka terminal dan ketik:
view plainprint?
  1. sudo add-apt-repository "deb http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian lucid non-free"  
  2. wget -q http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian/oracle_vbox.asc -O- | sudo apt-key add -  
Kemudian install:
view plainprint?
  1. sudo apt-get update  
  2. sudo apt-get install virtualbox-3.2  

Nah, jika proses instalasi telah selesai jalankan VirtualBox

Tampilan awal VirtualBox

Pada toolbar klik "New", maka akan muncul:

Membuat mesin baru pada VirtualBox

Klik "Next", kemudian muncul jendela baru:

Pilih tipe OS dan beri nama

Pada isian "Name" tuliskan nama yang dikehendaki (sebaiknya jangan menggunakan spasi), OS Type sesuaikan dengan sistem operasi yang akan kamu install. Klik "Next":

Tentukan jumlah memori

Saatnya menentukan berapa jumlah RAM yang akan dipakai oleh sistem operasi virtual kamu, yang perlu diingat di sini adalah jumlah RAM yang terlalu besar tidak berdampak yang signifikan terhadap kecepatan mesin virtual karena bagaimana pun juga sistem operasi yang kita install bukan sistem operasi sungguhan, jadi cukup tentukan jumlah RAM yang sesuai kebutuhan saja. OK, lanjut:

Pilihan untuk membuat harddisk baru

Kini saatnya menyetel harddisk yang akan dipakai, di sini ada dua pilihan "Create new hard disk" atau "Use existing hard disk". Karena kita baru pertama kali menginstall sistem operasi di VirtualBox pilih "Create new hard disk" kemudian klik "Next" dan jika ada jendela muncul lagi klik "Next":

Menentukan tipe harddisk

Sekarang terdapat dua pilihan lagi (huh, hidup ini memang penuh dengan pilihan). Teman-teman bisa baca sendiri keterangan dari masing-masing pilihan, jadi kita langsung saja pilih "Dynamically expanding storage" dan klik "Next":

Menentukan ukuran harddisk

Pada isian "Location" tentukan di mana kamu akan menaruh file *.vdi (Virtual Harddisk) misalnya di /home/user/testXP.vdi atau terserah kamu lah mau ditaruh di mana. Kemudian pada "Size" tentukan besar awal harddisk yang akan dibuat (jika teman-teman tadi memilih "Dynamically expanding storage" maka size hard disk bisa bertambah sesuai kebutuhan). Klik "Next" > "Finish" lalu "Finish" lagi dech.

Konfigurasi awal VirtualBox selesai

Nah, konfigurasi awal sudah selesai, sekarang teman-teman bisa melihat nama sistem operasi virtual yang akan kita install (dalam gambar di atas "testXP"). Sekarang saatnya melakukan konfigurasi dasar agar proses instalasi bisa berjalan lancar.
Sorot pada nama mesin yang akan dikonfigurasi, klik "Settings":

Jendela setting di VirtualBox

Pada panel sebelah kiri pilih "System" dan tentukan "Boot Order" yang diinginkan (yah, hampir sama dengan BIOS lah). Kemudian pilih "Storage" pada "Storage tree" sorot pada icon lambang CD-ROM, pada "Attributes" tentukan "CD/DVD device" yang akan dipakai (dalam hal ini bisa menggunakan physical CD/DVD ROM atau dengan menggunakan CD/DVD image yang berupa file *.iso) jika ingin menggunakan physical CD/DVD ROM pilih saja dari menu drop-down nama CD/DVD ROM kamu, namun jika ingin menggunakan *.iso klik pada ikon lambang folder di sebelah kanan menu dropdown:

Pilih file *.iso yang akan digunakan

Klik "Add" dan tentukan di mana kamu menaruh file *.iso yang dimaksud, sorot pada file dan klik "Select". Nah, jika sudah selesai klik "OK" untuk menutup jendela "Settings".
Sekarang saatnya menghidupkan mesin, sorot pada nama mesin yang akan dihidupkan dan (bismillah) klik "Start" pada toolbar:

Instalasi Windows XP dimulai

Nah, kalau sudah begini tinggal lanjutkan menginstall Windows XP seperti biasanya.

Selamat Mencoba!

0 komentar:

Posting Komentar