Begitu banyak impian yang ada dalam hati ini, seolah - olah semua itu membuat saya bersemangat untuk menuliskannya satu per satu dan jika satu per satu sudah terpenuhi saya hanya akan melihat kertas itu yang bertuliskan kata yang telah di garis satu per satu. di salah satu impian saya yang belum tergaris atau belum di tercapai adalah bisa menonton langsung konser dari penyanyi Charice Pempengco atau lebih dikenal dengan Charice, ya mungking terlihat agak aneh sampai menulis ini daopilam impian saya, tapi bagi saya itu masih tergolong wajar karena saya merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang sangat mengagumi Charice.
Pertama kali melihat videonya di youtube membuat saya terdiam dan kaget karena videonya yang pertama kali membuat bulu kuduk saya berdiri ketika dia menyanyikan lagu All By My Self pada konser David Foster And Friends mulai saat itu saya mulai mencari tahu tentang dia mendownload semua videonya membeli kasetnya tentunya yang asli bukan yang bajakan lho,,,! Charice sudah 2 kali konser di indonesia bersama David Foster And Friends, namun saya tidak bisa menonton konsernya karena kesibukkan kuliah dan kini akhirnya Charice kembali menggelar konser di indonesia pada tanggal 7 maret 2012. ini merupakan konser solo pertama Charice di indonesia tanpa sang guru David Foster saya sangat berharap pada tanggal 7 maret nanti bisa melihat langsung konsernya, kali ini saya akan sangat berusaha untuk bisa menggaris salah satu impian saya yang telah tertulis. Kembali lagi ke Charice penyanyi yang satu ini sering di banding - bandingkannya dengan para seniornya yaitu Celine Dion, Whitney Houston, Beyonce & Mariah Carey. tapi saya bukan termasuk orang yang suka berkomentar karena membandingkannya dengan mereka, bagi saya Charice dan mereka sangat berbeda semuanya punya identitasnya masing - masing serta mereka semua adalah raja dari level mereka dalam bidang tarik suara dunia.
karena saya adalah seorang CHASTER (sebutan fans Charice) saya hanya bercerita tentang Charice tidak beberapa penyanyi senior yang di sebutkan di atas. Charice hanyalah “gadis desa” di sebuah kota yang jaraknya 2 jam dari Manila. Pada usia 3 tahun, dia mengalami stressing yang berat, saat sang Ayah menembak Ibunya dengan senapan. Ya, konon kabarnya di Filipina senjata api dijual bagaikan dagangan sayur. Untung tragedi itu tidak membuatnya harus kehilangan Ibu. Sejak umur 4 tahun, Charice diajari ibunya bernyanyi. Pada usia 6 tahun, dia cuba menguji bakat yang ia miliki dengan mengikuti kontes lagu di Filipina. Hanya cemoohan yang ia dapatkan. “Suara kamu tak bagus dan wajahmu tak cantik”, begitulah juri mematahkan talenta emas ini.
Sindiran itu tak membuat Charice patang arang. Dia terus berlatih dan berlatih. Selain bernyanyi juga belajar memainkan gitar. Dia tak mengerti not nada, tapi meresapi musik dengan mendengarkannya.
Lewat keisengan teman-temannya yang memasukan video sang Charice bernyanyi, terbukalah mata dunia. David Foster musisi kawakan melihat bakat luar biasa gadis manis itu dan memboyongnya ke AS. Sampai akhirnya duet bersejarah dengan sang Idola, Celine Dion lewat bantuan Oprah, membuat Charice menjadi masyur di seluruh penjuru dunia.
Apa yang membuat, Charice membuat orang berdecak kagum lewat tarikan suara. Kata David Foster, “Gadis ini bernyanyi dari hati”. Memori kelam pada umur 3 tahun dan kecintaan mendalam kepada sang Ibu, yang membuat Charice melantukan nada demi nada dengan penuh perasaan. Dia bernyanyi untuk menghilangkan rasa sakit sekaligus cinta pada sang Bunda.
“Apakah rasa sakit itu yang membuat Charice bisa seperti sekarang?” Tanya Oprah kepada David Foster. “Benar, rasa sakit membuat dia bernyanyi sepenuh jiwa, dan terus mengerti dengan perasaannya”.
Nyanyian bagi beberapa orang bukan sekedar olahan suara biasa. Seringkali sebagai pelarut lara dan pembasuh luka. Mengobati hati yan teriris atas sakit yang melanda. Lewat nyanyian merasuk hati, banyak orang kembali bangkit. Merasakan dirinya punya kekuatan untuk melanjutkan hidup. Melepas kepiluan dan berdiri menyongsong hari esok dengan senyuman.
Jikalah ada yang masih memandang sinis nyanyian, aku tak tahu apakah mereka itu yang benar ataukah aku yang sudah salah berkeyakinan. Bagiku, suara nan indah adalah anugerah yang bisa menggerakan jiwa jika sang pemiliknya bisa mendendangkan lagu pengobat jiwa. Bukan lagu-lagu desahan dengan goyaan kebinalan membangkit nafsu durjana.
Tuhan, hari ini aku semakin masyuk dengan suara makhlukmu yang teristimewa. Yang menyanyikan lagu, tempat aku bersandar melepas lelah dan haus dahaga. Aku hanya ingin mengobati sakitku. Hanya ingin melembutkan jiwaku. Jika masih engkau anggap ini sebagai perbuatan durhaka, aku hanya bisa menadahkan tangan, maafkan kesilafan ini
kira - kira sampai disini aja dulu artikel tentang Charice sampai jumpa di konsernya tanggal 7 maret 2012

.gif)
0 komentar:
Posting Komentar