GOROTALO JADI KOTA WARNET

Minggu, 29 November 2009 ·

Seiring dengan makin pesatnya perkembangan dunia maya, maka saat ini di Kota Gorontalo usaha warung internet (Warnet) mulai marak di wilayah tersebut. Pantauan ANTARA, Selasa, hampir seluruh wilayah di Kota Gorontalo pasti ada warnet, bahkan ada beberapa usaha seperti rental Flash Station, wartel, saat ini sudah dialihkan untuk menjadi usaha tersebut.Beberapa warga ketika ditemui mengatakan bahwa saat ini usaha warnet dianggap sangat menjanjikan, sehingga banyak yang punya modal berminat pada bidang tersebut, apalagi ditunjang dengan teknologi yang makin canggih. Uneng S seorang pengusaha warnet di salah satu ruas jalan di Kota Gorontalo mengatakan tadinya membuka usaha rental dan wartel, namun sejak beberapa bulan terakhir pindah ke warnet. Menurut dia, usaha warnet saat ini menjanjikan, sebab baru beberapa bulan sudah dapat dilihat dan dinikmati hasilnya, bahkan dalam waktu dekat akan dibuka cabang di wilayah lain.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
"Saya sangat tertarik dengan usaha ini, sebab dapat menunjang perekonomian," kata Uneng, Selasa. Mukti salah seorang pengusaha lainnya mengatakan, usaha tersebut pertama kali dibuka dengan bermodalkan 4 unit komputer, namun setelah beberapa bulan sudah mengalami peningkatan. "Saat ini usaha warnet yang dimilikinya, sudah didukung dengan 10 unit komputer," kata Mukti. Dia menjelaskan bahwa usaha ini termasuk murah, karena modal yang digunakan tidak seberapa, asalkan tepat dalam mencari lokasi yang akan dijadikan usaha warnet tersebut. Seperti di kompleks pertokoan dan perbelanjaan, tidak sesuai dan pasti usaha itu tidak bakalan maju, sehingga sangat tepat di dekat Perguruan tinggi, sekolah, serta tempat kursus.
Menurut dia, dengan bermodalkan 10 unit komputer, setiap hari usaha warnet tersebut bisa menghasilkan pendapatan sebesar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu, sehingga setiap bulan setelah dipotong dengan biaya operasional hasilnya lumayan. "Yang harus diperhatikan dalam usaha warnet, adalah pelayanan dan jaminan kepada pelanggan," kata Mukti, seraya menambahkan sewa yang dipatok setiap jam untuk menggunakan internet adalah Rp3.000 (kpl/roc)

sumber : http://www.kapanlagi.com/h/usaha-warnet-di-kota-gorontalo-makin-diminati.html

0 komentar:

Posting Komentar