Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
- bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
- bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
- bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Dan pada awal saya membuka warnet, saya menggunakan ubuntu 9.04 (jaunty jackalope) pada semua client dan server, tetapi saya melihat kurangnya pengetahuan masyarakat Gorontalo tentang ubuntu, membuat prospek warnet saya menurun, akhirnya saya memutuskan untuk mengganti sistem operasi saya ke windows. biar disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Yang membuat saya heran siswa - siswa salah satu sekolah ternama pun kurang mengerti dengan ubuntu, saya rasa pihak ubuntu harus mengadakan sosialisasi tentang pemakaian OS ubuntu ke sekolah dan kantor -kantor terutama mungking di daerah bagian sulawesi, agar pengetahuan tentang ubuntu bisa merata ke seluruh pengguna system operasi.

.gif)
0 komentar:
Posting Komentar